Rabu, 18 Mei 2011

Komunitas #StartupLokal... Apa dan Siapa

Beberapa hari yang lalu, saya membaca sebuah postingan seseorang di suatu grup facebook yang menyatakan bahwa dia dan teman-temannya telah mendirikan sebuah usaha yang masuk ke komunitas #StartupLokal.
Didorong rasa penasaran, sayapun mencoba untuk mencari tahu lebih dalam mengenai golongan itu.

Apakah yang dimaksud dengan Startup itu?

Komunitas #StartupLokal adalah komunitas yang mengumpulkan pemilik startup, peminat dunia digital, developer, investor dan media untuk bertemu dan menemukan kesempatan  berkolaborasi. Komunitas ini telah dimulai sejak bulan April 2010 dan semakin pesat perkembangannya.
Komunitas ini didirikan oleh 4 inisiator, Aulia Halimatussadiah (Ollie @salsabeela), Natali Ardianto (@nataliardianto), Nuniek Tirta (@nuniek) dan Sanny Gaddafi (@SaGad).

Lalu, apa yang menarik dari komunitas #StartupLokal itu sendiri?

Yang membuat saya tertarik disini adalah, dasar usaha mereka yang menggabungkan antara dunia teknologi dengan usaha yang ada. Memang sepertinya tidak jauh beda dari e-commerce, namun yang membuatnya berbeda adalah, ide dan kreativitas yang menggabungkan beberapa hal biasa menjadi menarik.

Namun ada hal yang sangat saya sayangkan.
Walaupun kemungkinan pengembangan tipe usaha yang bisa diambil oleh komunitas ini sangat luas, plagiatisme tetap ada, walau tidak secara keseluruhan.

Ryo Umezawa, direktur kapitalis ventura J-Seed Ventures mengulas acara Jakarta Ventures Night 2011 di blog Asiajin. Sebuah kutipan dari artikel tersebut: 
[…] there were 9 [Indonesian] startup companies pitching to investor in five minutes appealing their services. The 9 companies consisted of groupon clone, foodspotting clone, foursquare/scavenger clone, facebook app games, e-card, market place and an aggregate site for flash marketing. It was surprising to hear that in their presentation, some has appealed that they are a clone customized for Indonesian market. Many of the entrepreneurs were looking at the US market for ideas and starting up the service copying or taking the best part of the services. 
Inti dari kutipan diatas adalah: masih adanya kecenderungan orang Indonesia untk meniru (clone) usaha yang pernah ada. Padahal dengan  fasilitas sharing yang dimiliki oleh komunitas ini, ide-ide baru dan segar seharusnya dimungkinkan untuk bermunculan setiap saat.

Well, mungkin saja komunitas belum maksimal 100%, tapi kita tunggu saja sepak terjang mereka di dunia perbisnisan Indonesia.

Atau... Anda ingin menyusul mereka?? :)

Rabu, 02 Maret 2011

PTI ~ Second Assignment

Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang Computing before Computer dan History of Computer.

Computing Before Computer
Mari kita mulai postingan dengan tema pertama kita,Computing before Computer.
Computing before computer??? Bagaimana bisa? Bukankah kata Computing berawal dari kata Computer?
Sebelum berbicara panjang lebar mengenai hal tersebut, tentunya kita harus tahu dulu arti dari Computing kan? Setelah bersemedi bareng mbah google dan berdiskusi dengan teman-teman, saya dapat menyimpulkan maknanya sebagai berikut
"Computing adalah segala bentuk hitung menghitung dengan menggunakan alat bantu"
Jadi, yang namanya computing itu tidak harus selalu menggunakan komputer, namun menggunakan alat semacam jari tangan juga dimasukkan ke dalam kategori computing.
Setelah membaca pengertian di atas tentulah jelas bahwa computing dimungkinkan sebelum adanya komputer, namun menggunakan alat bantu lain muali dari yang paling primitif seperti batu sampai ke alat bantu hitung paling modern, kalkulator.

History of Computer
Kamus Webster mendefinisikan komputer sebagai segala bentuk alat elektronik yang dapat mengolah, menyimpan, dan mengambil data.
Yang disebut-sebut sebagai "moyang" dari computer yang ada sekarang adalah kalkulator mekanik yang dijual pada tahun 1640an, namun hanya bisa melakukan perhitungan penambahan dan pengurangan saja.
Pada tahun 1801, seorang berkebangsaan Perancis bernama Joseph-Marie Jacquard membuat sebuah perkakas yang bisa membaca data yang tersimoan pada lembaran kayu dengan menggunakan sistem punch card.
Pada tahun 1890, alat sensus penduduk yang menggunakan sistem punch card dibuat oleh Herman Hollerith yang menggunakan sistem elektrik. Hollerith selanjutnya dikenal sebagai pendiri IBM.
Pada tahun 1935 sampai 1954, para ilmuwan dan teknisi berlomba-lomba dalam menciptakan komputer, namun tujuan pembuatannya lebih terfokus untuk mengenkripsi dan mendekripsi pesan dikarenakan adanya perang dunia. Pada periode ini lahir sebuah alat legendaris yang bernama Enigma, kriptograf buatan Jerman yang disebut-sebut tak dapat terpecahkan, namun pada akhirnya berhasil dijebol oleh Angkatan Laut Amerika pada tahun 1940an.
Di tahun 1943, sebuah proyek yang dinamakan ENIAC (Electronic Numerical Integrator And Computer) dikerjakan oleh John Mauchly, J. Presper, Eckert, John von Neumann, serta beberapa ilmuwan lain. Hasildari proyek ini adalah komputer yang dinamakan Mark I yang menggunakan pita kertas untuk menyimpan serangkaian perintah. Proyek ini selesai pada tahun 1946, dan Mark I digunakan oleh Angkatan Laut Amerika.
Pada tahun 1956, John Bardeen, Walter Brattain dan William Shockley menerima hadiah nobel atas penemuan mereka, sebuah mesin yang dapat menyimpan program yang ditemukan pada tahun 1948 yang diberi nama "Baby".
Di tahun 1958, terobosan baru dalam bidang komputer ditemukan, sekelompok ilmuwan yang dipimpin oleh Seymour Cray menciptakan komputer berbasis transistor. Namun tiga tahun kemudian (1961), Fairchild Semiconductors memperkenalkan komputer berbasis sirkuit terintegrasi yang membuat komputer menjadi lebih handal dan menghemat banyak ruang. 
Di tahun 1975, sebuah komputer diciptakan untuk dijual kepada umum. Didalamnya sudah terdapat program compiler berbasis  Basic ciptaan Bill Gates dan timnya. Namun kesuksesaan komputer tersebut diganjaloleh Apple Machintosh yang memperkenalkan komputer berbasis grafis pada tahun 1980an, lalu disusul dengan diproduksinya tetikus (mouse) oleh perusahaan tersebut yang mempermudah dalam penggunaan komputer,
Kini komputer terus berkembang agar menjadi lebih efisien dan kuat sesuai kebutuhan jaman.

Rabu, 16 Februari 2011

PTI ~ First Assignment

Ini ada adalah posting yang ditujukan untuk memenuhi tugas mata kuliah PTI. Mari langsung to the point saja


~ Bagaimana TI di Indonesia?

Para pelaku IT di Indonesia lebih banyak bergerak di bidang pengembangan software karena masih belom begitu terbukanya pemahaman terhadap bidang bidang di bawah naungan TI.

Namun hal ini tidak begitu buruk karena dengan kejadian ini, Indonesia terkenal sebagai negara tujuan pemesanan software karena para programer profesional di Indonesia tidak mematok biaya yang terlalu mahal dibandingak programer-programer dari negara lain

~ Career path dari computer science yang paling potensial untuk 5-10 tahun kedepan?


Menurut saya pribadi, career path yang potensial untuk 5-10 tahun kedepan adalah bidang pengamanan data, baik itu pembuatan sistem keamanan maupun analisa sistem keamanan.


Kenapa hal tersebut bisa menjadi potensial?


Mari kita melihat trend dunia IT saat ini. Salah satu trend yang digembar-gemborkan bakal menjadi mainstream dalam dunia teknologi adalah dikembangkannya sistem Cloud Computing, Dengan mengalir derasnya data dari suatu tempat ke tempat lain dan makin terbukanya akses terhadap data-data tersebut maka tak tertutup kemungkinan adanya pencurian data penting, maka dari itu diperlukan sistem keamanan yang kompatibel dengan cloud computing


~ What is my SWOT?


[S]trength

Salah satu kekuatan saya adalah passion di dalam dunia komputer. Sejak memiliki komputer sendiri di rumah mulai tertarik untuk mengutak atik (walau sering kali berakhir crash).
Saya adalah orang yang humoris, sehingga akan berusaha menciptakan suasana yang santai dalam berkerja kelompok, namun tetap fokus pada tujuan. Salah satu kelebihan lainnya adalah sikap dewasa saya (kata teman-teman), sehingga dapat memutuskan masalah dengan adil dan seimbang.

[W]eakness

Yang menjadi kelemahan terbesar saya adalah rasa malas berlebihan, apalagi apabila setelah liburan panjang, untuk menaikkan mood belajar dan berkerja kembali itu agak susah.

[O]pportunities

Dunia IT sangatlah luas, sehingga banyak sekali kesempatan yang bisa diambil. Namun untuk bersaing kita harus punya spesialisai, jagan cuman sekedar yang umum saja. Oleh karena itu saya akan mengincar di bidang Certified Ethical Hacker, bidang yang banyak dibutuhkan namun masih jarang yang memilikinya (apalagi di Indonesia)

[T]hreat

Perkembangan dunia IT yang begitu pesat menyebabkan standar-standar lama tak lagi berlaku, inilah yang harus saya kejar untuk bertahan di dunia IT ini. Apalagi menurut seuah penelitian yang dilakukan oleh lembaga independen di jerman, para mahasiswa di bidang teknik (terutama di bidang IT) yang mengambil jurusan dengan jangka waktu 4 tahun akan menemukan ketika di tingkat 4 bahwa ilmu yang mereka pelajari ketika tingkat 1 tak lagi berguna karena saking cepatnya teknologi berkembang.

~ Bagaimana saya menghadapai SWOT tersebut

Satu-satunya cara untuk mengahadapinya adalah dengan selalu belajar dan mengetahui perkembangan teknologi terbaru di bidang yang saya tekuni. Apabila tidak melakukan hal itu maka siap-siaplah tergilas oleh aliran teknologi tersebut.
Untuk kelemahan saya, cara mengatasinya adalah mengingat kembali tujuan saya jauh-jauh kuliah di Bandung dan impian yang ingin saya capai, sehingga akan timbul kembali semangat untuk melibas semua halangan yang ada.